Virus baru yang menyerang pengguna Skype di
awal bulan ini ditemukan oleh peneliti dari Kaspersky Lab, Dmitry
Bestuzhev. Virus tersebut disebut 'Skypefall'.
Skypefall mulai terlihat sejak tanggal 3 Maret lalu, setelah mulai
intensif mengirim pesan bagi pengguna Skype. Celakanya, virus ini
kemungkinan sengaja dibuat untuk serangan global karena sudah
menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol.
Cara kerja dari virus Skypefall pun cukup 'licin' dan sulit untuk
diungkap dengan mudah. Awalnya, pengguna Skype bakal menerima pesan
berisi link atau tautan berbahaya.
Nah, bila link itu diklik, pengguna akan diarahkan pada sebuah video
yang hanya bisa dibuka lewat browser Internet Explorer. Untuk menjebak
pengguna mengunduh virus, pengguna diharuskan mendownload sebuah plugin
untuk bisa menonton video tadi.
Cerdiknya, video tadi sudah dilengkapi dengan komentar-komentar pengguna lain agar terlihat lebih menyakinkan.
Apabila pengguna Skype mengunduh plugin tadi, secara otomatis mereka
juga akan mendapatkan paket virus Skypefall. Setelah terpasang,
Skypefall akan berfungsi sebagai alat spamming dan pembobol perangkat
pengguna Skype.
Tidak berhenti di situ, Skypefall akan melihat daftar teman baru pengguna Skype untuk menyebar pesan virus yang sama.
Untungnya, link virus Skypefall tadi hanya bisa dibuka lewat Internet
Explorer. Jadi, bila Anda membukanya dengan browser lain, potensi
serangan bisa dikurangi.
Bila Anda memakai antivirus Kaspersky, virus Skypefall akan dideteksi sebagai Trojan-Dropper.Win32.SkyDll.a,
Securelist (04/03).